Pada akhir Februari 2022 silam, Presiden Rusia menyatakan agresi militer terhadap Ukraina yang jumlah penduduknya jauh lebih kecil. Tentu saja keputusan mengejutkan itu membuat Ukraina harus mengerahkan dan mempertaruhkan segala yang ada. Bahkan warga sipil pria yang memenuhi kriteria pun ikut berjuang dan bergabung dengan tentara lainnya. Mereka dibekali senjata api dan berjuang demi menjunjung jiwa nasionalisme. 

Lantas, bagaimana reaksi dan aksi dunia atas perang Rusia-Ukraina ini? Ada beberapa negara yang awalnya netral, beralih mendukung Ukraina. Bahkan selebriti dan hacker terkenal dunia juga tidak tinggal diam! Sudah penasaran? Yuk langsung kita bahas dukungan pertama di bawah ini.

1. Dukungan Finansial Untuk Ukraina

Dalam peperangan yang terjadi saat ini, Ukraina membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk memenuhi pasokan senjata, makanan, dan kebutuhan penting lainnya. Hal tersebut membuat pasangan selebriti terkenal Ryan Reynolds dan Blake Lively untuk berdonasi kepada pengungsi Ukraina. Aktor Deadpool itu mengatakan bahwa berapapun dana yang masuk ke PBB, dia akan menggenapkan hingga 1 juta dolar AS atau sekitar 14,33 miliar rupiah. 

Selanjutnya ada selebriti terkenal Korea Selatan, Lee Young Ae yang menyumbang sebesar 1,19 miliar rupiah melalui Duta Besar Ukraina untuk Korea Selatan, Dmytro Ponomarenko. Sementara itu, Ukraina juga mendapat donasi uang crypto berupa Ethereumdan Bitcoin dengan total sekitar 200 miliar rupiah. Sumbangan tersebut berasal dari sukarelawan Ukraina dan kelompok-kelompok lainnya. Pemerintah Ukraina menyatakan akan memanfaatkan dana tersebut untuk menambah peralatan perang.

2. Banyak Negara Beri Bantuan Untuk Ukraina

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya bahwa banyak negara yang awalnya netral, beralih memberi dukungan penuh untuk Ukraina. Contohnya seperti Jepang dan Polandia yang menyatakan siap menampung para pengungsi Ukraina, atau Taiwan dan Swedia yang mengirim pasokan peralatan medis.

Tidak hanya sampai di situ saja. Beberapa negara lainnya seperti Denmark dan Jepang juga mengirim kelompok sukarelawan untuk membantu warga sipil dan tentara Ukraina. Tidak sedikit pula negara yang memberikan bantuan senjata dan peralatan perang seperti Kanada, Republik Ceko, Jerman, Inggris, hingga Amerika Serikat. 

3. Beragam Sanksi Untuk Rusia

Keputusan Putin untuk memulai perang dengan Ukraina membuat banyak sekali pihak yang kecewa. Dampaknya, banyak pihak yang memberikan sanksi tegas untuk Rusia. Contohnya ada berbagai merek terkenal dunia seperti Netflix dan Oracle yang menghentikan sementara ekspansi bisnis mereka di Rusia. Sementara itu, Facebook dan TikTok juga memblokir media berita Rusia di Eropa. Bahkan merek fashion terkenal H&M menghentikan semua penjualan di Rusia serta banyak pelaku bisnis yang berhenti memasarkan produk Rusia.

Selain itu, organisasi Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi bernama ‘tanpa ampun’ terhadap Rusia, berupa memblokir aset dan uang tunai di bank-bank Uni Eropa, serta mengekang ekspansi energi dan transportasi. Beberapa negara juga memberikan sanksi berupa pembekuan aset Putin dan Lavrov. Kanada juga menghapus Rusia dari sistem pembayaran SWIFT yang merupakan bagian penting dari sistem perbankan global. 

Bahkan banyak sekali perusahaan multinasional seperti DELL, UEFA, Apple, Disney, Intel, Mastercard, Visa, Volkswagen, Skoda, dan Formula One yang menghentikan bisnisnya di Rusia. Akibatnya, kondisi ekonomi Rusia menjadi tidak stabil dan ada berbagai perusahaan Rusia yang mengalami penurunan harga saham yang signifikan.

4. Hacker Anonymous Serang Rusia

Di daftar keempat terdapat fakta bahwa kelompok hacker terkenal dunia bernama Anonymous secara terbuka menyatakan perang siber terhadap Rusia, khususnya terhadap Presiden Vladimir Putin. Hacker tersebut mengancam akan memberikan teror siber yang mengerikan. 




Hasilnya, hacker terkenal Anonymous berhasil meretas berbagai sektor penting Rusia seperti situs resmi Rusia, sumber data Kementerian Pertahanan Rusia, dan juga stasiun TV pemerintahan Rusia. Bahkan, mereka juga berhasil membajak kapal pesiar milik Vladimir Putin. 

5. Banyak Selebriti Beri Dukungan Untuk Ukraina

Selain memberikan bantuan finansial, banyak selebriti dunia yang memberikan ucapan positif untuk mendukung Ukraina. Contohnya seperti penulis novel terkenal Stephen King yang mengunggah konten di Twitter dengan caption, “Aku biasanya tidak mengunggah foto selfie, tapi hari ini adalah pengecualian.” Dalam unggahan tersebut, Stephen terlihat mengenakan baju bertuliskan “I Stand With Ukraine”. 

Selain itu, selebriti terkenal seperti Angelina Jolie, Cardi B, dan Siwon Choi juga menyuarakan vibes positif untuk mendukung Ukraina. Benedict Cumberbatch yang identik dengan perannya sebagai Dr. Strange dan Sherlock Holmes juga memberikan dukungan untuk Ukraina saat menerima penghargaan Hollywood Walk of Fame pada tanggal 28 Februari 2022. 

6. Bendera Ukraina Hiasi Landmark Kota-Kota Terkenal

Berbagai kota di dunia juga tidak lupa memberi dukungan solidaritas untuk Ukraina yang menjadi sasaran agresi militer Rusia. Banyak sekali proyeksi warna biru dan kuning sebagai warna bendera Ukraina di berbagai landmark atau bangunan di kota-kota terkenal seperti Menara Eiffel di Prancis, Colosseum di Italia, stadion Allianz Arena di Jerman, hingga gedung utama Uni Eropa di Belgia. Tentu saja hal itu menandakan bentuk solidaritas dan dukungan penuh untuk menghentikan invasi Rusia terhadap Ukraina.

7. Warga Dunia Memprotes Aksi Invasi Rusia

Ternyata tidak hanya selebriti saja yang memberi dukungan untuk Ukraina, tetapi warga di berbagai penjuru dunia juga memberikan dukungan penuh dan memprotes aksi invasi Rusia terhadap Ukraina. 

Contohnya ada ratusan warga Jerman yang berbondong-bondong memenuhi Gerbang Brandenburg di Berlin dengan membawa bendera Ukraina, sekitar 200 warga mengepung gedung PBB Rusia di New York, dan ratusan warga berkumpul di kedutaan Rusia di Paris. Semua gerakan itu dilakukan agar Vladimir Putin menghentikan agresi militer di Ukraina.

Bahkan di Rusia sendiri, ada ribuan warganya yang memprotes keputusan Putin dan berkumpul di berbagai kota di Rusia seperti Moskow, St. Petersburg, Perm, dan Yekaterinburg. Mereka meneriakkan kalimat “Tidak untuk perang” dan mengabaikan ancaman hukuman penjara.

Itulah reaksi dunia atas perang Rusia-Ukraina, dan ternyata banyak yang mendukung Ukraina dari berbagai sektor, serta memberikan sanksi tegas untuk Rusia karena telah memulai gerakan militer di Ukraina. Bagaimana pendapat Anda tentang perang ini? Komentar di bawah ya!