Halloween adalah sebuah perayaan yang dilakukan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia pada tanggal 31 Oktober setiap tahunnya. Di perayaan Halloween ini biasanya orang-orang mengenakan kostum yang menyeramkan, beserta berbagai tradisi unik lainnya.

Tetapi kejadian yang benar-benar menyeramkan terjadi pada perayaan Halloween 2022 ini. Perayaan yang berakhir dengan insiden ini terjadi di Seoul, Korea Selatan. Sebanyak 151 orang korban ditemukan tewas dan tergeletak di jalanan, yang sebagian besar merupakan perempuan muda. Saksi mata yang berada di sekitar kejadian menggambarkan kerumunan massa menjadi semakin tidak terkendali dan gelisah saat malam semakin larut, hingga akhirnya tragedi itu terjadi sekitar pukul 10.20 waktu setempat.

Apakah faktor penyebab dari Insiden Halloween Itaewon ini? Dan mengapa mayoritas korbannya adalah perempuan muda? Baca dengan seksama di bawah ini ya!

1. Pusat Hiburan Malam di Kawasan Sempit dan Menurun

Kawasan Itaewon merupakan sebuah kawasan yang populer sebagai tempat perayaan Halloween pada setiap tahun. Sejumlah turis dari negara tetangga, termasuk warga Indonesia, rela terbang ke Seoul untuk merayakan Halloween di Itaewon setelah perayaan tersebut semakin populer di negara-negara Asia sekitarnya.

Namun akibat pandemi Covid-19 dan adanya kebijakan pembatasan kerumunan, pesta Halloween di Itaewon ditiadakan selama dua tahun. Sabtu tanggal 29 Oktober 2022 kemarin malam pun menjadi pesta Halloween pertama yang digelar sejak dua tahun terakhir. Diperkirakan hampir 100 ribu orang mengunjungi kawasan itu untuk perayaan Halloween pertama setelah pandemi. Bisakah Anda membayangkan bagaimana rasanya berkumpul dengan orang sebanyak itu di satu tempat?

Kawasan Itaewon memang dikenal sebagai salah satu lingkungan terpopuler di ibu kota Korea Selatan. Hampir setiap akhir pekan, kawasan ini selalu nyaris dipenuhi pengunjung, baik itu orang asing maupun penduduk lokal, yang ingin menghabiskan waktu di sekitar kawasan yang menyediakan beragam bentuk kelab malam, restoran, dan bar.

Itaewon ditetapkan sebagai zona wisata khusus pertama di Seoul pada 1997. Hal ini membuat Itaewon menjadi salah satu destinasi bagi para wisatawan, terutama mereka yang masih berusia muda. Kawasan ini biasanya lebih ramai di malam hari, karena kebanyakan pengunjungnya memang memilih untuk di waktu itu.

Lokasi dari insiden mematikan di Itaewon ini merupakan jalanan/gang sempit yang menurun, dengan panjang kurang lebih 50 meter, yang menghubungkan area restoran, kelab, dan bar yang dengan jalan utama. Inilah yang merupakan alasan utama kenapa insiden menyeramkan ini bisa terjadi. Jalan/gang tersebut tidak memungkinkan bagi enam orang dewasa untuk lewat di saat yang bersamaan, tetapi pada malam kejadian dipastikan lebih dari jumlah tersebut yang memenuhi lokasi itu.

2. Kurangnya Pengawasan dari Pihak Berwenang dan Kontrol Kerumunan

Sebenarnya seminggu sebelum perayaan Halloween berlangsung di Itaewon, mayoritas kamar hotel dan tiket pesta Halloween dilaporkan sudah habis terjual. Pihak berwenang pun sebenarnya diperkirakan juga telah memprediksi akan terjadi kerumunan besar di Itaewon pada perayaan Halloween tersebut. Itaewon memang selalu menjadi pusat kerumunan di hampir setiap akhir pekan, namun kepadatan orang-orang pada Sabtu malam itu diyakini tidak pernah terjadi sebelumnya.