Presenter sekaligus runner up 1 Miss Indonesia 2011, Amanda Zevannya baru saja dikaruniai buah hati kedua lho! Selama proses melahirkan, dia juga didampingi oleh sang suami yang katanya pernah menjadi penjual koran. 

Apakah benar kalau suami Amanda Zevannya merupakan mantan penjual koran? Bagaimana perjalanan cinta antara Amanda Zevannya dan suami? Daripada penasaran, yuk kita bahas lebih dalam tentang fakta lengkap keluarga Amanda Zevannya di bawah ini!

1. Sudah Berteman Sejak SMP

Mungkin slogan “Teman Tapi Menikah” juga berlaku bagi pasangan Amanda Zevannya dan Gideon Simanjuntak. Karena mereka sudah saling kenal dan berteman sejak Amanda menginjak Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saat itu, meskipun Amanda baru memasuki masa puber, tetapi Gideon sudah lebih dahulu dewasa, yaitu telah berkuliah di perguruan tinggi.

Amanda Zevannya dan Gideon menjalin hubungan pertemanan hingga Amanda dewasa. Bahkan mereka sempat double date dengan pasangan masing-masing. Tapi ternyata Amanda tertarik dengan teman masa kecilnya, Gideon. Begitupun sebaliknya, Gideon merasa Amanda berubah menjadi sosok yang dewasa.

“Beberapa waktu kemudian ketemu lagi dengan Amanda di sebuah coffee shop ingin atur waktunya. Kita ngobrol terus gue lihatin terus. Tiba-tiba berubah. Cantik iya, anak Tuhan dan sudah kenal lama,” terang Gideon. Mereka pun memutuskan untuk pacaran selama 3 bulan dan langsung menikah.

2. Amanda Mengaku Sempat Takut Menikah

Melalui kanal YouTube Daniel Mananta, Amanda Zevannya sempat mengaku takut untuk menikah. Dia mengaku takut lantaran melihat orangtuanya tidak tinggal satu atap karena tuntutan pekerjaan. Dia menjelaskan, “Gue awalnya takut bukan karena sama dianya (Gideon), tapi takut menikah.”

“Pertama gue lihat nyokap bokap gue tuh kalau bisa dibilang pisah karena pekerjaan. Istilahnya kalau bisa dibilang sebagai anak gue nggak dapat figur yang lengkap. Gambaran yang lengkap ada nyokap ada bokap,” lanjut Amanda. Dia juga menjelaskan bahwa ayahnya merupakan sosok yang jarang mengajak anaknya bermain bersama-sama.

Demi membuat perubahan positif, Gideon berjanji tidak akan menjadi sosok ayah yang hanya memberi dukungan finansial saja, tapi juga dukungan psikis seperti mengajak bermain, mengedukasi, dan kegiatan positif lainnya. Hal itulah yang membuat Amanda semakin yakin untuk memilih Gideon sebagai pasangan hidup.